Mom's Diary : Menyapih Si Kecil, Bertahap atau Seketika?

By Unknown - Thursday, February 09, 2017

Sudahkah anda melewati masa menyapih buah hati?
Anda melakukannya secara bertahap atau seketika?
Kebetulan saya menerapkan kedua metode tersebut, so kali ini saya akan berbagi suka-duka menyapih untuk masing-masing metode tersebut.

Anak pertama saya saya sapih dengan seketika,alasannya saat itu karena saya sudah mencoba menyapih secara bertahap namun tak kunjung menampakkan hasil, akhirnya minyak kayu putih menjadi senjata andalan agar si kakak tak nenen lagi.

Hal ini sangat saya sesali di kemudian hari karena bengkak yang kunjung sembuh berlangsung hampir 1 bulan, sedangkan semua pekerjaan rumah masih harus dilakukan sendiri. Si kakak pun mencari pengganti dengan memasukkan benda-benda ke mulutnya dan ini berujung pada sakit thypus yang dia derita kurang lebih enam bulan setelah disapih.

Berdasar pengalaman pahit menyapih yang pertama, saya berusaha bersabar saat menyapih anak kedua. Hingga total waktu yang dibutuhkan kurang lebih sembilan bulan. Si adek mulai disapih secara bertahap 2 bulan sebelum usianya 2 tahun dan baru benar-benar berhasil saat usianya 2 tahun 7 bulan, meleset jauh dari perkiraan.

Komunikasi sangat penting untuk melancarkan proses menyapih ini, sedang proses memberi pengertian ini benar-benar tidak mudah untuk dilakukan. Mengubah kebiasaan sebelum tidur juga penting agar perhatian si kecil teralihkan. Bisa diganti dengan menonton kartun, membacakan dongeng, mengelus-elus punggung dan sebagainya.

Kesimpulannya menyapih secara bertahap menurut saya jauh lebih bijaksana, namun semua ini tergantung kondisi orang tua dan anak.

Keep positive n Happy Mom
^_^



  • Share:

You Might Also Like

0 comments