Bagaimana Tetap Konsisten Saat Rencana Tak Berjalan Sesuai Harapan

By Unknown - Tuesday, February 21, 2017

Dalam mencapai sebuah tujuan, sebagian dari kita tentu melakukan planning. Dengan memiliki perencanaan, kita akan mengetahui tahapan yang harus dilalui untuk mendapatkan tujuan tersebut. Namun sebagian yang melakukan planning belum tentu menyiapkan plan B dan plan C. Buruknya kemudian saat kegagalan terjadi, akhirnya stuck, tidak bisa melanjutkan, memperbaiki, atau mencari jalan keluar yang lain.

Konsistensi bukan hanya masalah perencanaan tapi juga kestabilan emosi. Ketahanan pribadi menghadapi masalah dan kemampuan berfikir logis untuk mencari jalan keluar.

Semakin sering gagal, harusnya akan semakin matang daya tahan personalnya. Akan tetapi untuk sebagian orang, kegagalan merupakan akhir dan saat untuk mencari goal yang lain.

Karena faktor utamanya adalah kestabilan emosi, konsistensi sangat terkait dengan kondisi personal seseorang. Lingkungan dimana dia berada, orang-orang terdekatnya, kondisi finansial serta gaya hidup juga merupakan faktor yang berpengaruh terhadap kualitas personal seseorang.

Tempatkan diri di tengah, agar bisa melihat dan memahami masalah dari semua sudut pandang. Karena sebenarnya dalam setiap masalah, selalu ada potensi-potensi baru yang muncul.

Gagal bukan akhir segalanya
Namun segala akan berakhir jika saat gagal kita berhenti berusaha

  • Share:

You Might Also Like

0 comments