Mom's diary : Perlukah RS ramah pada pasien

By Unknown - Thursday, November 21, 2013

Sampai mau punya anak dua ini, saya sudah merasakan pelayanan dari beberapa rumah sakit, dari nunggui, periksa dan melahirkan. Dari sekian rs itu hanya 1 yang bener2 pas di hati, paling ramah (gak dibuat2), sebut saja rs E. Dan yang gak ramah babar blas ada rs By, AB, dan G. Yang tengah2 ada SA, My, dan M. Apa ini tergantung harga rs nya, enggak juga, mungkin manajemen merasa tidak terlalu perlu memanusiakan pasien dan banyak yang seakan memasang tampang ' ngapain sih lu, bikin repot gue aj'. Klo memang begitu kenapa kerja di rs. Orang2 yang masuk rs (baca:pasien), tidak dalam kondisi gembira ria waktu masuk rs, dan sambutan yang diterima bukannya meringankan beban, kadang malah menambah beban si pasien.
Rumah sakit memang beda dengan mall, klo di mall, ramah wajar karena mereka ingin customer kembali. Kalau rumah sakit wajar gak ramah, karena 'ah, besok gue juga gak ketemu lo lagi, begitukah???. Capek deh.
Yang jelas saya lumayan salut ma rs yang terakhir tak kunjungi, semua lini ramah, yang memperlakukan customer sebagai customer, menjelaskan semua dengan detail, tanpa tampang jutek atau ogah2an (baca: ngapain sih nanya2), dst. Meski gak niat lahiran disini, paling enggak tau lah rs yang bisa memanusiakan pasien, siapa tahu suatu saat, who knows. *_^

  • Share:

You Might Also Like

0 comments