Family cheese : Our first home sweet home

By Unknown - Wednesday, November 20, 2013

Setelah tiga tahun menabung akhirnya syadza punya rumah sendiri. Proses pembangunan rumah lumayan lama hampir sembilan bulan kami menunggu sebelum bisa ditempati. Namun alhamdulillah setelah hampir sebulan pindah, syadza lumayan kerasan. Selama di rumah baru, hampir gak pernah rewel makan, jadi badannya pun lebih sehat. Setiap ruangan di rumah memiliki ventilasi, sehingga tidak pengap dan hawanya lebih segar. Halaman di depan rumah masih luas, sehingga bisa menanam macam-macam jenis tanaman. Samping rumah terdapat parit yang airnya bening sekali, kadang-kadang ada beberapa ekor ikan yang terlihat berenang. Seberang rumah kami adalah fasum, namun sayangnya masih dibiarkan terbengkalai. Sehingga yang terlihat hanya semak belukar yang gak indah. Suasana di pagi dan sore hari masih sangat alami (baca:ndeso, :-p), tapi justru inilah yang kami cari. Bahkan ada beberapa binatang yang dulu kami temui saat masih kecil ada disini, misal capung, laron, jangkrik, kodok, dst. Inilah rumah pertama kami, our home sweet home...^_^.

  • Share:

You Might Also Like

0 comments